Selasa, 06 November 2012

Suplemen 23 Episentrium


23 CERITA TENTANG PERJALANAN MATA, HARI DAN HATI



SUPLEMEN 23 EPISENTRIUM. Bagian ini memang di tulis untuk melengkapi cerita novel 23 Episentrium. Suplemen ini di tulis berdasarkan kisah para sahabat di sekitar saya. 23 orang yang mencintai apa yang mereka lakukan. 23 anak muda Indonesia yang punya inspirasi besar dalam memilih dan melakukan apa yang dicintainya. 23 orang ini berasal dari lintas disiplin ilmu, profesi,dan hobi yang berbeda. Dengan warnanya, mereka berbagi cerita untuk kita, tentang cinta. Mereka “orang biasa” yang luar biasa karena melakukan segalanya dengan selalu menghadirkan hati. Kehadiran hati yang membuat jiwa menikmati hari-hari yang tak pernah sama. Hati yang mengundang kehadiran inspirasi dan prestasi. Hati yang membuat mimpi tak pernah mati.
            Ada kalanya cinta datang sendiri dari jauh saat mereka belum mengenal apa itu cnta. Ada kalanya cinta itu disodorkan dihadapan mereka. Ada kalanya cinta mereka kejar sampai meregang nasib. Tapi tidak ada satu pun dari mereka yang meninggalkan cinta dalam langkahnya. Karena mereka yakin, cinta yang membuat apa yang mereka lakukan tumbuh menjadi besar dan membuat mereka tetap berkarya. Cinta yang sudah menjalari jiwa raga dan seluruh sel dalam tubuhnya. Cinta yang bisa menular bagi siapapun yang dekat dengan mereka. Mereka memerdekakan suara hati untuk bebas memilih apa yang dicintai, supaya hidup selalu punya esensi untuk bisa dinikmati dan jiwa yang terus bersyukur untuk bisa diberkahi oleh sang pemilik hati.


SINOPSIS

Suplemen 23 Episentrium ini hanya segelintir cerita tentang lintas profesi yang dilakukan dengan sepenuh hati. Hati yang penuh cinta akan mendorong siapa pun untuk melakukan yang terbaik dalam bidang pekerjaannya. Tentu, di luar sana masih banyak cerita perjalanan lainnya. Apresiasi yang tinggi diberikan pada mereka yang selalu menjunjung kata hati dan menjadi diri sendiri untuk sebuah ibadah, bukan hanya sekedar menukar waktu dengan uang. Pada mereka yang selalu memberikan sentuhan dan warna terbaik dalam setiap karyanya. Profesi hanya sebuah nama. Apa pun namanya, ia adalah sebuah jalan untuk seorang manusia menunaikan perannya di dunia. Peran yang hanya sekali, sebelum dunia berhenti. Jadi, biarkan ia selalu dijiwai dengan hati. 

2 komentar:

Dongeng Sebelum Tidur #2

Ada secangkir teh dan setumpuk cerita yang belum juga habis terbaca,  keduanya tergesa-gesa dan tak sabar menunggu giliran untuk dicer...